![]() |
| Sumber Foto By : http://dinkominfo.bojonegorokab.go.id |
Mojodelik - Hadirnya UU Nomor 6 Tahun 2014, tentang Desa mengamanatkan peran aktif pemerintah di semua lini, dari pusat hingga pemerintah desa untuk mengembangkan Sistem Informasi Desa. Berkaitan dengan UU tersebut, Desa Mojodelik telah mengadakan acara launching Sistem Informasi Desa (SID ) di kantor desa setempat, Selasa (15/3/2016).
Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu sangat mengapresiasi keberhasil tim desa yang sebagian besar adalah ibu-ibu Dasa Wisma setempat, melakukan pendataan kepada masyarakat hingga tersusun menjadi data base atau SID Mojodelik.
"Ke depan, saya berharap SID Mojodelik terus kita update sehingga bisa kita terapkan sebagai acuan perencanaan pembangunan desa," terangnya.
Selain itu, Direktur Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) dari Solo, Mahmudi selaku fasilitator penyusunan SID Mojodelik menjelaskan, bahwa dengan adanya SID, desa akan sangat mudah menemukan potensi-potensi yang ada di desa.
"Pemetaan dan penyusunan SID yang meliputi data spasial dan sosial salah satu tujuan utamanya adalah, supaya masyarakat mengetahui dan bisa menguasai ruang kehidupan agar masyarakat desa lebih bermartabat." tegas pria kelahiran Kota Kediri ini.
Masih kata mahmudi, selama ini, desa hanya disuapin tanpa ada kemandirian baik itu dalam pembangunan infrastruktur maupun pembangunan SDM. Jadi banyak hal yang dilakukan berdasarkan asumsi bukan karena kebutuhan desa maupun masyarakat secara riil yang dihasilkan dari pemetaan atau riset.
Hadir pula sekretaris kecamatan Gayam, Jaelani yang mewakili Camat karena tidak bisa hadir. Dia memberikan tanggapan tentang SID Mojodelik harus terus dikembangkan dan dijadikan sebuah pangkalan data.
"Dengan SID ini, nanti semua permasalahan yang ada di desa akan mudah terjawab dan terselesaikan apabila data ini menjadi bahan rujukan dalam penyusunan RPJMDes atau pembangunan desa kedepan." tandasnya.
Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu sangat mengapresiasi keberhasil tim desa yang sebagian besar adalah ibu-ibu Dasa Wisma setempat, melakukan pendataan kepada masyarakat hingga tersusun menjadi data base atau SID Mojodelik.
"Ke depan, saya berharap SID Mojodelik terus kita update sehingga bisa kita terapkan sebagai acuan perencanaan pembangunan desa," terangnya.
Selain itu, Direktur Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) dari Solo, Mahmudi selaku fasilitator penyusunan SID Mojodelik menjelaskan, bahwa dengan adanya SID, desa akan sangat mudah menemukan potensi-potensi yang ada di desa.
"Pemetaan dan penyusunan SID yang meliputi data spasial dan sosial salah satu tujuan utamanya adalah, supaya masyarakat mengetahui dan bisa menguasai ruang kehidupan agar masyarakat desa lebih bermartabat." tegas pria kelahiran Kota Kediri ini.
Masih kata mahmudi, selama ini, desa hanya disuapin tanpa ada kemandirian baik itu dalam pembangunan infrastruktur maupun pembangunan SDM. Jadi banyak hal yang dilakukan berdasarkan asumsi bukan karena kebutuhan desa maupun masyarakat secara riil yang dihasilkan dari pemetaan atau riset.
Hadir pula sekretaris kecamatan Gayam, Jaelani yang mewakili Camat karena tidak bisa hadir. Dia memberikan tanggapan tentang SID Mojodelik harus terus dikembangkan dan dijadikan sebuah pangkalan data.
"Dengan SID ini, nanti semua permasalahan yang ada di desa akan mudah terjawab dan terselesaikan apabila data ini menjadi bahan rujukan dalam penyusunan RPJMDes atau pembangunan desa kedepan." tandasnya.

Posting Komentar