Oleh : Siti Nafiah
Bojonegoro - Keberhasilan laksana mata uang dolar yang diidam-idamkan oleh setiap orang dibelahan dunia. Bahkan mereka tak peduli untuk mengeluarkan segala kemampuan untuk meraih keberhasilan, dari bekerja pagi sampai menjelang sore atau bahkan sampai lembur larut malam pun mereka lakukan hanya ingin mendapatkan keberhasilan.
Keberhasilan adalah mampu meraih apa yang menjadi cita-cita kita dalam hidu dimasa yang akan datang. Baik cita-cita itu bernilai kecil ataupun besar tergantung siapa yang bercita-cita. Selain itu, keberhasilan juga berbeda sudut pandang dengan sebagian orang. Bila seorang murid sedang belajar di kelas mengartikan keberhasilan dengan mampu melewati ujian sekolah dengan nilai yang memuaskan. Berbeda lagi keberhasilan menurut seorang pedagang yang menawarkan barang dagangannya di tengah-tengah pasar. Karena mereka memaknai keberhasilan dengan mendapatkan hasil yang memuaskan dari hasil barang jualannya.
Namun, bila kita cermati dari ulasan diatas cukup jelas bahwa keberhasilan tidak lepas dari sebuah jerih payah pelakunya. Karena untuk mendapatkan nilai yang memuaskan atau untuk mendapatkan hasil jualan yang memuaskan perlu adanya jerih payah dan kerja keras dari pelakunya. Bila seorang murid ingin behasil melewati ujian sekolah dengan nilai yang memuaskan maka ia harus belajar dengan giat dan bahkan harus rela mengurangi waktu mainnya hanya untuk belajar. Selain itu, bila seorang pedagang ingin mendapatkan hasil jualan yang memuaskan maka ia juga harus mau menawarkan barang dagangannya kepada setiap orang yang lewat dihadapannya.
Jadi, keberhasilan dengan kerja keras adalah dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan.
Menurut seorang ulama’ dalam sebuah kitab karangannya yang berjudul “Ta’limul Muta’allim” diterangkan bahwa keberhasilan hanya dapat diraih dengan kerja keras dan jerih payah.
Lain halnya dengan keberhasilan yang didapatkan oleh seseorang dengan mendapat warisan. Karena seorang yang mendapat harta warisan dapat berhasil bukan dari jerih payahnya sendiri melainkan dari jerih payah orang lain. Yang demikian itu tidaklah termasuk dalam kategori berhasil menurut uraian diatas.
Dari keterangan diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa keberhasilan itu mungkin dapat diraih oleh seorang bila dibarengi dengan usaha dan kerja keras untuk meraihnya. Karena keberhasilan tanpa adanya usaha dan kerja keras dari pelakunya hanyalah sebuah angan-angan belaka yang tiada manfaatnya.
Penulis adalah Mahasiswi, Jurusan Matematika Semester II IKIP PGRI Bojonegoro.
Posting Komentar